aku tak lain dan tak bukan hanyalah seorang pria biasa.
tanpa sayap, tak bersenjata layaknya seorang pendekar.
memiliki emosi, kepribadian sendiri juga kesedihan.
walau besar keberanianku, namun tetap saja aku kalah.
terkalahkan oleh amarah,
teraniaya oleh perasaan benci.
geram jari-jari tanganku terasa kaku ingin menghajar sesuatu,
tapi aku tetap saja tak berdaya.
beruntung aku masih memiliki segumpal kesabaran,
jiwa ini tersungkur - kaki ini yang menopang.
biar saja tetap dipersalahkan.
selama aku masih memiliki raga yang kuat
dalam hati aku tetap BERSEMANGAT !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar