terdiam aku tetap terdiam
menjadi pribadi yang tegar.
mau berkata "ya"
meski sebenarnya "tidak".
bisa menerima semua
meski dalam hati menolak.
aku memang berbeda dari kehidupan kalian
orang-orang yang hidup secara damai
tanpa memikirkan kekurangan.
walau raga ini masih bisa bersabar,
namun hati ini bisa saja bergoncang.
tiap detik aku hanya bisa pasrah dengan keadaan.
mau menerima setiap hinaan, cacian
tanpa bisa berbuat apa-apa.
terang hati ini saat ku temui bulan yang suci,
penuh kedamaian, ketenangan,
hingga menentramkanku dalam setiap persoalan.
doaku bebas tercurah saat ini,
dan harapanku pun mungkin akan terwujud.
aku beruntung memiliki Allah sebagai Tuhanku,
aku beruntung masih tetap dalam ajaranMu,
keberuntungan ini tak akan usai,
karena Islam, hatiku jadi penuh kedamaian.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar